This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sunday, July 31, 2016

Dunia tarik suara berduka, Mike Mohede meninggal dunia

IBOQQNEWS.comJuara Indonesian Idol, Michael Prabawa Mohede atau Mike Mohede dikabarkan telah meninggal dunia.


Informasi meninggalnya Mike Mohede itu diketahui dari akun Twitter milik Penyanyi Raisa Andriana, @raisa6690.


“We have lost a great soul. May you rest in peace, Mike. (Kami telah sosok yang hebat. Selamat tinggal, Mike) #RIPMikeMohede,” tulis Raisa, Minggu (31/7).


“I feel honored to sing with you at #RaisaKonser. Thanks @MikeMohede, for your great voice and talent. I will miss you. (Saya tersanjung bernyanyi dengan mu di #RaisaKonser. Terima kasih @MikeMohede, untuk suaramu yang indah dan talentamu. Saya akan merasa kehilangan) #RIPMikeMohede.”


Sementara, penyanyi Joshua Matulessy membenarkan kabar tersebut. “Ya benar (Mike Mohede meninggal dunia).”


Berdasarkan informasi yang beredar dari sesama artis, Mike meninggal akibat penyakit jantung. Saat ini jenazah dikabarkan masih berada di rumah sakit.




Dunia tarik suara berduka, Mike Mohede meninggal dunia

Cari Oleh-oleh Murah di Malaysia? Kunjungi 3 Tempat Ini

IBOQQNEWS.com – Bujet terbatas bukan berarti Anda tak dapat pulang membawa oleh-oleh bagi orang tersayang di tanah air. Justru dengan bujet terbatas, Anda dapat dengan mudah menentukan tujuan belanja dan jenis barang yang ingin dibeli. Berikut adalah tiga tempat rekomendasi dari KompasTravel untuk belanja oleh-oleh murah di Kuala Lumpur, Malaysia:


1. Sungei Wang Plaza


Lokasi yang satu ini tentu tak asing bagi para pelancong wanita pecinta fashion. Ya, di Sungei Wang harga busana dibanderol murah. Menurut pantauan KompasTravel saat mengunjungi Sungei Wang di sela acara Oasia Suites Kuala Lumpur, Sabtu (23/7/2016) rata-rata harga busana berkisar antara 30-40 Ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 90.000- Rp 120.000.


Selain aksesori fashion, Anda juga dapat membeli biskuit dan cokelat khas Malaysia, mainan action figure, serta games. Untuk menuju Sungei Wang, Anda dapat naik monorel dan berhenti di stasiun Bukit Bintang atau Imbi.


http://iboqq.com

Belanja oleh-oleh di Petaling Street, Kuala Lumpur, Malaysia.


2. Jalan Petaling

Jalan Petaling adalah adalah kawasan Pecinan di Kuala Lumpur. Jalan ini hampir tak pernah sepi dari pagi sampai malam hari. Ada banyak jajanan makanan dan oleh-oleh kaki lima di sepanjang Jalan Petaling.


Jika Anda mencari oleh-oleh seperti gantungan kunci, kaos, magnet, dan oleh-oleh khas Kuala Lumpur dengan jumlah yang banyak harga yang murah, maka mampirlah ke Jalan Petaling. Jurus tawar menawar sangat diperlukan untuk berbelanja disini.


Untuk menuju Jalan Petaling Anda dapat naik LRT (Light Rail Transit) dan turun dI Stasiun Pasar seni, stasiun tederkat dari Jalan Petaling.


http://iboqq.com

Central Market atau Pasar Seni, Kuala Lumpur Malaysia


3. Central Market

Central Market atau disebut juga Pasar Seni atau Pasar Budaya adalah bangunan bersejarah di Kuala Lumpur. Dibangun pada tahun 1888, Central Market masih beroperasi sampai saat ini. Lokasi ini adalah surga bagi para pecinta barang seni dan etnik.


Di Central Market akan sangat mudah menemukan patung pahatan, kain etnik, dan juga berbagai oleh-oleh seperti gantungan kunci, kotak pensil, sandal, khas Malaysia, Thailand, dan Indonesia. Belanja di Central Market juga terbilang nyaman, karena bangunannya bersih dan dilengkapi pendingin ruangan. Untuk harga beberapa kios di Central Market dapat ditawar, namun beberapa harga pas.


Menuju Central Market Anda dapat menaiki LRT dan berhenti di Stasiun Pasar Seni. Tak jauh dari Central Market ada Jalan Petaling yang dapat ditempuh berjalan kaki selama empat menit.




Cari Oleh-oleh Murah di Malaysia? Kunjungi 3 Tempat Ini

Saturday, July 30, 2016

Playstation VR siap dinikmati gamers Indonesia

IBOQQNEWS.com – Setelah pertama kali diumumkan pada acara Game Developer Conference 2014, Sony Interactive Entertainment Hong Kong Ltd memastikan bahwa gawai Playstation VR (PS VR) akan resmi masuk ke Indonesia mulai 13 Oktober 2016 dengan harga jual mulai dari Rp6,69 juta.


Produk gaming masa depan tersebut merupakan sebuah sistem virtual reality yang membawa pembaruan teknologi konsol PS4 ke tingkat yang lebih tinggi.


“Semenjak kami mengumumkan PS VR, kami mendapatkan tanggapan yang luar biasa dari para penggemar game dan pengembang. Saya juga sangat senang untuk mengumumkan PS VR akan hadir bersamaan dengan regional Jepang, Amerika Utara, dan Eropa untuk mendemonstrasikan kepedulian kami kepada para gamers di Asia,” ujar Hiroyuki Oda, Deputi Presiden Sony Interactive Entertainment Jepang dalam rilis pers.


Sony menjelaskan sudah ada lebih dari 60 judul permainan PS VR akan segera tersedia di Asia, di antaranya Final Fantasy VR dan Resident Evil 7 Biohazard VR.


Dilansir dari CNN Indonesia (28/7), PlayStation VR merupakan gawai headset yang dilengkapi layar berteknologi OLED. Layar tersebut memiliki bentang 5,7 inci beresolusi 1920xRGBx1080 (960xRGBx1080 per eye).


Sony mengklaim pengalaman yang disuguhkan gawai headset PS VR setara dengan menonton tayangan di layar berukuran hingga 226 inci. Sony memberi pilihan mode ukuran layar dari 117 inci, 163 inci, dan tertinggi 226 inci.


Jika pengguna memilih pengalaman setara layar 226 inci, pengguna harus menggerakan kepala untuk melihat ujung layar. Sementara untuk 117 inci dijadikan Sony sebagai pilihan paling santai, karena pengguna tinggal duduk tegak dan melihat secara lurus seperti menonton layar bioskop.


Sony mengumumkan masa pemesanan PS VR sudah dimulai dari 30 Juli, dan dapat dilakukan di beberapa gerai Sony Center dan Playstation Authorised Dealer.


Sony juga menawarkan paket PS VR dan PS Camera dengan prediksi harga Rp7,39 juta.


Perlu diingat, selain memiliki mesin PlayStation 4, Anda juga membutuhkan PlayStation Camera untuk bisa menggunakan teknologi PlayStation VR. Jadi, pastikan Anda memiliki PlayStation Camera atau membeli paket yang ditawarkan Sony itu.


Satu paket PS VR

Satu paket PS VR

Dibutuhkan area yang luas


Kebutuhan luas area untuk dapat menikmati PS VR

Kebutuhan luas area untuk dapat menikmati PS VR

Satu hal lagi yang harus diperhatikan calon pengguna yang ingin menikmati teknologi realitas virtual ini adalah bermain di area yang cukup luas.


Dilansir dari Ars Technica(30/7), Sony menyarankan agar pengguna PS VR berada di pusat area yang berukuran minimal 3×1,9 meter, ditambah zona mati sekitar 0,6 meter di depan PS Camera. Hal itu dikarenakan PS VR harus bekerja sama dengan antarmuka dari PS Camera guna mendeteksi gerakan kepala pengguna.


Oleh karena itu, bagi Anda yang tinggal di rumah, apartemen, atau tempat kos yang berukuran kecil, sebaiknya pertimbangkan baik-baik sebelum membeli PS VR.


Sebagai perbandingan, Oculus Rift, salah satu pesaing PS VR, tidak memiliki aturan kebutuhan ukuran ruang tertentu untuk menggunakannya dengan nyaman. Oculus Rift hanya merekomendasikan agar gawai tersebut digunakan pada sebuah meja komputer dengan sensor yang ditempatkan pada posisi di mana pengguna biasa meletakkan webcam. Hal ini karena Oculus Rift tidak melacak gerakan tangan, atau controller.




Playstation VR siap dinikmati gamers Indonesia

Harga Daging Sebelum Lebaran Hingga Kini Masih Rp 120.000-Rp 130.000/Kg

IBOQQNEWS.com – Memasuki pengujung Juli 2016, harga daging di pasar tradisional masih terpantau tinggi. Nyaris tidak ada penurunan harga, seperti terlihat di Pasar Kreo, Larangan, Ciledug, Tangerang.


“Sebelum Lebaran harga daging sapi Rp 120.000-130.000/kg. Sekarang juga masih Rp 120.000- Rp 130.000 ribu/kg. Belum turun,” ujar Dedi Suradi, pedagang daging sapi di Pasar Kreo ditemui detikFinance, Sabtu (30/7/2016).


Ia mengatakan, menyangkut masalah harga ini, pedagang di pasar tidak bisa berbuat banyak. Karena harga yang mereka tetapkan sangat bergantung dengan harga saat mereka membelinya di tukang jagal alias rumah potong hewan.


“Kalau dari tukang jagal Rp 100.000/kg, masa kita mau jual Rp 80.000/kg Kan itu namanya nggak mungkin pakai banget,” ungkapnya.


Meski demikian pedagang mengaku penjualannya tidak terlalu berpengaruh. Pasalnya, minat masyarakat terhadap daging sapi segar tetap ada.


“Tapi kalau terus-terusan harga tinggi, saya khawatir juga. Apa lagi sekarang mulai banyak pengeluaran lain,” tandas dia.


Operasi pasar


Program operasi pasar daging beku yang digelontorkan pemerintah seharga Rp 80.000/kg belum efektif menurunkan harga daging sapi. Jenis daging Rp 80.000/kg yang dijual dalam operasi pasar sama sekali tidak sesuai kebutuhan konsumen.


“Di sini nggak ada yang jual (daging beku) sih. Tapi pelanggan yang pernah beli, ngakunya kapok. Soalnya dagingnya masih banyak tetelannya,” kata Dedi.


Hal itulah yang menyebabkan harga daging sapi segar di pasar tradisional masih tinggi. Berbeda dengan daging beku yang masih mengandung banyak tetelan, daging segar yang dijual di pasar lebih diminati karena antara daging dan lemak atau tetelan telah dipisahkan.


“Masalahnya bukan beku atau segar. Tapi lebih ke, daging segar kan sudah dipisahkan antara daging sama tetelannya. Ditimbang sama-sama 1 kg. Tapi yang satu daging tok (hanya daging), yang satu campur tetelan. Ya yang daging tok pastinya lebih mahal,” jelas dia.


Menurutnya, jika pemerintah ingin menurunkan harga daging, maka rantai pasoknya yang harus dipotong. Bukan malah membuat program operasi pasar yang terkesan dadakan, apa lagi sampai mutu barang yang dijual jauh di bawah kualitas standar yang dibutuhkan masyarakat.


“Kalau dari tempat jagal (rumah potong hewan) Rp 100 ribu, masa kita disuruh jual Rp 80 ribu. Itu namanya nggak mungkin pakai banget. Jadi harusnya itu yang diperhatikan. Kalau cuma jual daging beku saja, apa lagi banyak tetelannya, nggak akan pengaruh (menurunkan harga daging sapi). Malah merugikan pedagang,” tandas dia.




Harga Daging Sebelum Lebaran Hingga Kini Masih Rp 120.000-Rp 130.000/Kg

Sedih, Inilah Kisah Tragis di Balik Komik Crayon Shinchan

IBOQQNEWS.com – Jepang memang memiliki banyak sekali kisah anime yang membuat siapapun jatuh cinta. Sebut saja serial Doraemon, Inuyasha, One Piece, Naruto hingga Crayon Shinchan. Taruhan deh, kamu pasti bakal gemar salah satu dari komik tersebut. Namun percayakah kamu kalau ternyata ada kisah kelam di balik cerita komik populer?


Dan kali ini kisah kelam itu berasal dari Crayon Shinchan. Tentu kamu tahu dong tokoh Shinchan? Bocah berusia lima tahun yang super nakal dan suka menggoda gadis-gadis centil nan cantik. Karena ulahnya yang sangat usil dan nakal itu, Shinchan selalu saja membuat sang ibu, Misae dan sang ayah, Nohara pusing tujuh keliling. Namun rupanya, cerita konyol nan menggemaskan Shinchan itu menyimpan sebuah kenyataan yang sangat menyedihkan.


Keluarga Nohara yang lengkap dan bahagia. Apakah memang Misae dan Hiroshi kehilangan Shinchan serta Himawari? http://iboqq.com


Disebutkan jika Shinchan yang bernama asli Nohara Shinosuke itu sudah tak ada di dunia dan merupakan sosok rekaan sang ibu, Misae. Ya, ada sebuah urban legend di Jepang sana yang menjelaskan kalau Shinchan cuma sosok yang hidup dalam pikiran Misae. Di mana sebetulnya Shinchan dan sang adik, Himawari, telah tewas sejak lama, seperti dilansir Rocketnews24.


Konon katanya saat itu Shinchan yang masih berusia lima tahun hendak menyelamatkan Himawari dari tabrakan mobil. Namum malang, Shinchan dan Himawari justru tewas dalam kecelakaan mengenaskan itu. Kematian Shinchan dan Himawari begitu menghancurkan hati Misae. Misae menjadi seorang ibu yang tertutup dan berkubang dalam kesedihan. Di saat itulah dia mulai membayangkan andai saja Shinchan dan Himawari masih hidup. Semua bayangan dan imajinasi itu dituangkan oleh Misae lewat kisah yang dia gambarkan lewat crayon milik Shinchan, sehingga kisahnya bernama Crayon Shinchan.


Jika dewasa dan masih hidup, maka seperti inilah sosok Shinchan dan Himawari http://iboqq.com


Tentu saja kenyataan ini begitu membuat fans Shinchan terkejut luar biasa. Mereka yang awalnya sebal dengan tingkah Shinchan langsung berlinangan air mata mengetahui kalau Shinchan hanyalah sosok rekaan Misae. Jadi tingkah Shinchan sehari-hari bersama Himawari yang lucu itu hanyalah sebuah memori di dalam hati dan kepala Misae.


Inilah film yang mengungkapkan kisah Shinchan. Lihat, tak ada sosok Shinchan di masa depan dengan teman-temannya kan? http://iboqq.com


Meskipun urban legend itu tak sepenuhnya diyakini, rupanya ada yang percaya jika teori itu benar. Salah satu buktinya diungkapkan di film CRAYON SHINCHAN: SUPER DIMENSION! THE STORM CALLED MY BRIDE yang menceritakan soal sosok Shinko-chan yang diduga kuat sebagai adik dari Shinchan. Di mana Shinko kerap kali menyebut oni-chan (kakak) saat memanggil Shinchan. Selain itu dalam film itu juga tak diperlihatkan sosok Shinchan saat dewasa bersama teman-temannya yang semakin memperkuat kalau Shinchan memang sudah meninggal dunia.


Bagaimana menurutmu? Kalau memang benar begitu, kamu nggak boleh lagi sebal kepada Shinchan ya.




Sedih, Inilah Kisah Tragis di Balik Komik Crayon Shinchan

Miris, Kamu Nggak Bakal Percaya Dengan Kisah Kedua Bersaudara Ini

IBOQQNEWS.com – Setiap orang tua pastinya ingin anak-anaknya bahagia dan menjalani kehidupan dengan baik sama seperti para remaja lainnya. Namun, pasangan suami istri Russ dan Beth McGarrity tak menyangka bila keinginan sederhana mereka sebagai orang tua ini mengalami berbagai macam cobaan.


Di mana bagi mereka, perubahan gender anak-anaknya ini awalnya memang menimbulkan berbagai kesulitan. Bagaimana tidak, dua orang putra dan putri mereka mendadak ingin bertukar gender satu sama lain. Padahal selama ini mereka mengira anak-anaknya tidak pernah punya niat seperti itu.


Awalnya sih, keluarga yang tinggal di Connecticut, Amerika Serikat ini dikenal sebagai keluarga harmonis dan tidak ada masalah apapun. Mereka pun juga punya anak sulung laki-laki yang ganteng, Russie dan seorang anak bungsu perempuan bernama Aly (17), seperti dilansir melalui Dailymail.co.uk.


Russi yang tadinya laki-laki kini berubah menjadi cewek bernama Rai ©Dailymail.co.uk http://iboqq.com


Menurut mereka, kedua anak-anaknya ini tumbuh normal. Meskipun, Aly memang terlihat tomboy dan suka main bola sejak kecil. Sedangkan, Russie pun sering dibully kawan-kawan di sekolahnya hanya karena memiliki rupa dan tingkah yang sedikit feminim. Namun, mereka tak menyangka saja bahwa kondisi-kondisi itu ikut mempengaruhi psikologis kedua anaknya.


Sehingga, di usia mereka yang masih terhitung remaja saat ini. Keduanya pun sama-sama sudah melalui cobaan yang berat di sekolah. Hingga akhirnya, kedua anak ini menyerah dan meminta orang tuanya agar mengabulkan keinginan mereka untuk bertukar gender.


Sedangkan, adiknya Aly yang seorang perempuan kini menjadi cowok bernama Gavin http://iboqq.com


“Aku tak memilih ini, bila saja ada jalan lain aku tak kan begini” ungkap Russie perih.


“Aku terus mencari tahu apa yang terjadi denganku, aku tahu kalau aku ini adalah transgender. Aku selalu ingin menjadi cowok. Sebab, sejak kecil aku selalu berharap berubah menjadi seorang cowok saat terbangun dari tidur” ujar Aly.


Alhasil, mereka pun mengaku bergantian dan meminta restu untuk mengubah gender. Di mana, kini Russie menjadi perempuan bernama Rai dan saudarinya menjadi laki-laki, Gavin. Demi kebahagiaan kedua anaknya, Russ dan Beth pun mengabulkan dan mendukung keputusan mereka dengan operasi pergantian alat kelamin. Meski sempat jadi bulan-bulanan warga sekitar dan keluarga besar. Namun, kini kedua remaja dan orang tuanya ini mengaku lebih bahagia. Wah, semakin marak saja nih pergantian gender di mana-mana. Menurutmu?




Miris, Kamu Nggak Bakal Percaya Dengan Kisah Kedua Bersaudara Ini

Kolam Alam Limbong, Wisata Toraja yang Terlupakan

IBOQQNEWS.com – Prosesi wefie di tengah pematang sawah harus berakhir ketika langit mulai meneteskan bulir air hujan.  Berempat kami segera berteduh di parkiran roda dua kawasan wisata yang kami kunjungi, Kolam Alam Limbong.


Beberapa anak tangga telah menanti untuk didaki. Gapura dengan tulisan “Kolam Alam Limbong” dalam kesepiannya pun seakan mengucapkan selamat datang. Gayung bersambut, langit ikut mengurungkan niat untuk menumpahkan air lebih banyak lagi. Bak ritual penyucian diri dari para leluhur sebelum memasuki sebuah kuil.


Kami bertemu Mama’ Risto, panggilan sehari-hari Ibu Hermin. Kata “mama” dengan tanda kutip satu (mama’) adalah cara penamaan khas Toraja yang akan diberikan pada wanita maupun pria yang telah memiliki anak. Kata Mama dengan tanda kutip akan diikuti dengan nama anak pertama, hal serupa berlaku untuk seorang ayah.


Ibu Hermin, selain menjabat sebagai penjaga loket, juga mencari nafkah dengan menjahit. Sebuah ruangan berpapan kayu dengan gembok kecil dibukanya, buku tamu disodorkan sambil mengambil satu bundel tiket masuk.


Terlihat beberapa model baju jahitan tergantung di sudut ruangan beserta sebuah mesin jahit listrik dengan setia menemani hari-hari ibu Hermin.


“Teman yang satu tamu dari luar ya?” sambil menunjuk ke arah Sharanya Deepak, penulis muda dari India.


Cukup dengan satu lembar kertas Rp 10.000 untuk wisatawan domestik, sedangkan pengunjung mancanegara membutuhkan uang Rp 20.000. Mata uang bernol banyak, cukup rumit dan memusingkan bagi wisatawan mancanegara.


Sepi. Pengunjung hanya kami berempat. Tak ada suara pekikan, tawa riang yang umumnya memenuhi suasana sebuah pemandian.  Kolam ini sebuah pemandian?


“Dulu airnya jernih, tidak seperti sekarang, warnanya hijau,” kata Grace Bobonglangi memecah kesunyian dan lamunanku seakan bisa membaca pikiranku saja.


Kolam Alam Limbong dikelilingi tebing-tebing kokoh nan misterius. Suasana hening luar biasa serasa merasuk ke dalam jiwa memberikan kesan mistis. Namun, air tenang kehijauan berbau mistis katanya tak mengusik nyali anak-anak sekolah untuk melepaskan kepenatan mereka dengan menceburkan diri ke kolam.


Sepeda air pink beratap biru begitu kontras dengan hijaunya kolam menanti dalam diam. Bocor. Waktu seperti berputar kembali ke masa SD sewaktu mengunjungi Selecta di Kota Batu, Jawa Timur.


Riuh rendah suara anak-anak tengah asyik bermain, tawa riang berpadu dengan suara gemericik air, jeritan kegembiraan yang memekik telinga  karena saling kejar-kejaran dengan sepeda air. Di sini hanya ada kesunyian.


Sudah sejak dua hari yang lalu kami berempat merencanakan trip singkat ini. Berempat kami menuruni tangga dengan hati-hati, sambil sesekali berfoto untuk mengabadikan kenangan bersama.


Gelak tawa kami terdengar jelas seakan mampu membangunkan tebing-tebing itu dari tidurnya. Mengunjungi dataran tinggi seperti Toraja, wisata alam Limbong bagaikan oase di tengah padang pasir. Tak banyak kawasan wisata di Toraja yang menawarkan wisata kolam alam.


“Ulat bulu!” seruku tiba-tiba. Teriakan kecil dari mulutku adalah gabungan rasa kaget dan sebagai peringatan bagi yang lain agar menjauhi besi pembatas tempat ulat bulu itu melenggak-lenggok.


Tak hanya satu tetapi di sini juga ternyata tempat ulat bulu berkoloni. Saya melangkah hati-hati dan menjaga jarak dengan besi pembatas agar tidak menyentuh binatang berbulu itu.


Dengan perasaan was-was saya melihat ke arah kolam. Sebuah sampan di pinggiran menanti pengunjung sambil menahan beban air yang penuh hingga ke mulutnya. Hampir tenggelam.

Limbong berarti sumber air yang tertampung dalam bahasa Toraja. Konon di musim kemarau pun kolam Limbong tidak pernah mengalami kekeringan, bahkan di musim penghujan kolam Limbong mengalirkan airnya ke sawah-sawah.


Limbong juga dikenal dalam seni ukir orang Toraja: Pa’ Limbongan. Diambil dari nama Ne’ Limbongan, konon merupakan pencipta awal mula ukiran Toraja.


Suku Batak yang diyakini kuat masih satu rumpun dengan suku Toraja pun mempunyai kata Limbong dalam sejarahnya. Limbong Mulana, cucu Raja Batak. Berkunjung ke sana, desa bernama Limbong dapat ditemukan. Berlayar ke Melaka, Kampung Limbongan ada di sana.


http://iboqq.com


Suara alam dengan jelas terdengar dalam kesunyian di Limbong. Burung-burung bersahutan, saling tukar pantun dalam bahasa yang tidak dapat dimengerti. Pepohonan seirama arah angin sepoi-sepoi, sesekali kencang menghantam dedaunan yang terjun bebas menuju kolam.


Sepasang capung bersayap merah terbang gesit, bebas, sambil sesekali menukik tajam ke arah kolam. Beberapa ekor penghuni kolam, bersirip gelap  tidak segan menampakkan dirinya ke permukaan kolam, namun ada juga yang terlihat malu dan bersembunyi di antara bebatuan.


Hidup mereka jelas jauh lebih beruntung di sini, boleh beranak pinak dan konon ada yang sampai tua. Tak seperti ikan mas pada umumnya yang harus mengisi perut kelaparan di warung khas makanan Toraja.


Gazebo kecil untuk piknik juga disediakan dengan peringatan dilarang corat-coret namun tetap saja tidak mampu menahan tangan-tangan jahil. Ruang ganti hasil proyek pemerintah sebelum pemekaran Tana Toraja tak terawat dengan baik.


Kulirik jam tanganku. Pukul 11.03. Namun tak ada tanda-tanda orang lain yang berkunjung.  Paling lama 15 menit berkendara untuk menuju ke sini. Jalanannya cukup baik dengan tanjakan, turunan yang terbilang cukup terjal. Tidak jauh dari pusat kota Rantepao.


Mungkin tak banyak yang tahu tentang Limbong. Seperti saya. Saya adalah penghuni kota Rantepao sejak tahun 1983, To Baba’ Toraya. Nenek laki-laki asli Tiongkok meminang perempuan Toraja dari Kantun Poya.


Di Toraja tidak mengenal panggilan Kakek, yang ada hanya sebutan Nenek baik itu untuk laki-laki maupun perempuan. Sedari kecil hanya mengunjungi tempat wisata yang terkenal dan itu-itu saja.


Ataukah ini sebuah usaha untuk mengobarkan kembali pariwisata Toraja yang sudah redup? Toraja seperti masih berada dalam bayang-bayang dampak bom Bali yang tercatat merenggut sebanyak 202 korban jiwa tahun 2002. Sudah 14 belas tahun telah berlalu, Toraja merangkak perlahan merengkuh kembali kejayaannya.


“Sebenarnya kolam alam limbong ada tiga,” jelas Samuel Paseru, Sekretaris Kecamatan Lembang Limbong, seorang kawan lama, juga merangkap tetangga yang kebetulan berkantor di dalam kawasan wisata Limbong.


“Sayangnya kolam pertama sudah tertimbun lumpur, yang kedua belum dibersihkan dan aksesnya berbatu dan licin. Tapi justru kolam kedua menurut saya paling bagus, bentuknya seperti huruf S,” lanjutnya lagi.


Samuel berbaik hati mengajak kami untuk mengintip kolam kedua yang dimaksud. Seperti sebuah lemari yang membawa Lucy ke dunia ajaib dalam kisah “The Lion, The Witch, and The Wardrobe”, kolam kedua tersembunyi di antara tebing dan pepohonan. Tak bisa melihat dengan jelas bikin efek misterius semakin menyeruak.


Tak ada cerita tradisional yang berkembang tentang Limbong. Namun Samuel membenarkan ada seorang meninggal di sini. Bukan karena direnggut kedalaman kolam, tetapi sakit jantung yang dideritanya.


“Bukan karena tenggelam, tapi airnya dingin dan orangnya memang ada sakit jantung,” Samuel menjelaskan.


Sepeda air yang bocor, ruang ganti yang tampak kumuh, jalanan pendek menuju kolam ketiga Limbong, gazebo kecil penuh makian jeritan hati, serta homestay yang berubah wujud sementara menjadi kantor pegawai Lembang adalah bantuan pertama kali dari pemerintah sebelum pemekaran Toraja menjadi Toraja Utara dan Tana Toraja.


“Limbong sejak dari kita kecil sudah ada,” kata Samuel.


“Lekka Mama’ Risto, taun pira raka na den te Limbong e?” Samuel bertanya dalam bahasa Toraja pada Mama’ Risto yang sedang melantai dengan kain jahitannya. “O sudah lama, sejak bumi ini ada,” jawabnya singkat sambil tersenyum.


“Kalau adik dapat kawan baru sayang, kawan yang lama dilupakan jangan.” Lagu populer anak Trio Kwek Kwek, Soleram. Wisata baru pun bermunculan, diciptakan di Toraja, menepikan Limbong, menanti kepedulian pemerhati wisata.


Ngengat cantik bersayap kesana kemari, transformasi menakjubkan dari ulat bulu, spesies menggelikan. Gatal dan jelek rupa ulut bulu namun sanggup bermetamorfosa menjadi kupu-kupu indah menawan. Fase perubahan panjang dan menyakitkan namun dengan hasil akhir yang mengagumkan.


Limbong boleh jadi seperti ulat bulu yang harus melalui transformasi agar terlihat menawan, atau hanya akan bernasib sama dengan sampan yang mengap-mengap di tepian kolam. Kutarik nafas panjang, menghembuskannya bersama harapan ke langit bersama kepakan sayap kupu-kupu cantik. Saatnya pulang.




Kolam Alam Limbong, Wisata Toraja yang Terlupakan